Operator Sekolah TK Gelar Sosialisasi Pengisian Dapodik dan Mekanisme SIMTUN Tunjangan Profesi Guru Tahun 2026

Operator Sekolah TK Gelar Sosialisasi Pengisian Dapodik dan Mekanisme SIMTUN Tunjangan Profesi Guru Tahun 2026

Share this Post

REMBANG – Operator sekolah jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Mekanisme Sistem Informasi Manajemen Tunjangan (SIMTUN) Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2026 pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Saung Matoh Rembang dan diikuti oleh 28 peserta yang terdiri atas koordinator kecamatan dan perwakilan pengelola Dapodik dari setiap kecamatan di Kabupaten Rembang.

Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga narasumber dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, yaitu Teguh Arianto, S.P., M.M., Muhammad Ridwan, S.Pd., dan Ahmad Sahal Mabruri, S.Kom. Para narasumber menyampaikan materi sekaligus memberikan konsultasi terkait pengisian Dapodik dan mekanisme SIMTUN Tunjangan Profesi Guru Tahun 2026.

Materi yang disampaikan meliputi kesiapan satuan pendidikan sebelum pengisian Dapodik, pentingnya memastikan keakuratan dan validitas data, serta tata cara pengisian rombongan belajar (rombel). Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai petunjuk teknis Tunjangan Profesi Guru Tahun 2026, termasuk cara mengidentifikasi penyebab status Info GTK belum valid dan langkah-langkah perbaikannya.

Selain itu, guru diharapkan proaktif memeriksa Info GTK untuk memastikan validitas data sehingga proses pembayaran Tunjangan Profesi Guru dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pengisian data Dapodik secara cermat dan sesuai kondisi riil satuan pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran proses validasi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta berkonsultasi mengenai berbagai kendala pengisian Dapodik dan validasi Info GTK yang dihadapi di lapangan. Seluruh peserta yang diundang, sebanyak 28 orang, hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para operator sekolah TK dan pengelola Dapodik di setiap kecamatan semakin memahami mekanisme pengisian data serta pengelolaan informasi terkait Tunjangan Profesi Guru. Dengan demikian, kualitas dan validitas data pendidikan dapat terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran administrasi dan penyaluran tunjangan profesi guru sesuai ketentuan yang berlaku.