BBPMP Jateng Apresiasi Pelaksanaan SPMB Online Tahun Pertama di Rembang

BBPMP Jateng Apresiasi Pelaksanaan SPMB Online Tahun Pertama di Rembang

Share this Post

Rembang – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara daring pada tahun pertama di Kabupaten Rembang dinilai berjalan cukup lancar untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah kewenangan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan evaluasi pelaksanaan SPMB yang digelar di Kabupaten Rembang, Rabu (15/7/2026). Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan setiap tahapan sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan SPMB pada tahun berikutnya.

Dra. M.CH. Retno Prabandari dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Rembang dalam menerapkan penerimaan murid baru secara daring.

“BBPMP mengapresiasi apa yang dilakukan Kabupaten Rembang,” ujarnya.

Pada tahun pertama pelaksanaannya, SPMB secara daring telah diterapkan mulai dari tahapan persiapan, penetapan daya tampung, sosialisasi, pendaftaran, verifikasi hingga pengumuman hasil. Informasi mengenai jadwal, persyaratan dan daya tampung juga disampaikan kepada masyarakat melalui satuan pendidikan dan berbagai kanal informasi yang tersedia.

Penerapan sistem daring membantu proses penerimaan murid menjadi lebih terbuka, mudah dipantau dan terdokumentasi. Satuan pendidikan juga menyediakan layanan informasi serta pendampingan bagi calon murid dan orang tua yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Meski secara umum berjalan cukup lancar, evaluasi tersebut tetap menghasilkan sejumlah catatan. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penguatan sosialisasi kepada masyarakat, peningkatan ketepatan data serta penguatan pendampingan bagi operator satuan pendidikan dan calon murid.

Catatan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap sistem yang baru pertama kali diterapkan secara menyeluruh. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan satuan pendidikan dan pihak-pihak terkait.

Kegiatan evaluasi juga menghadirkan Inspektorat Daerah Kabupaten Rembang sebagai bagian dari pendampingan dan penguatan pelayanan publik di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang. Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan layanan pendidikan yang semakin tertib, transparan dan akuntabel.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, menyampaikan bahwa seluruh masukan yang diberikan akan menjadi perhatian dalam penyelenggaraan SPMB berikutnya.

“Masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan SPMB pada tahun depan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Dindikpora Kabupaten Rembang selanjutnya akan memperkuat koordinasi dengan satuan pendidikan, meningkatkan penyampaian informasi kepada masyarakat serta menyempurnakan layanan dan sistem pendukung SPMB. Langkah tersebut dilakukan agar proses penerimaan murid pada tahun mendatang dapat berjalan semakin mudah, tertib dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.